MOST RECENT

|

Tinjauan Pasar Perdagangan

IHSG tertekan pada penutupan awal minggu ini

Indeks tercatat turun - 0.86% ke level 3,861.02. Beberapa sektor yang mencatatkan penurunan terbesar adalah sektor industri dasar yang turun -2.54 persen, sektor konstruksi turun - 2.07 persen, dan sektor infrastruktur turun -1.37persen. Sementara, dua sektor yang berhasil naik yaitu sektor barang konsumsi dan industri lain-lain dengan kenaikan masing-masing +0.04 persen dan +0.13persen. Pasar mencemaskan masalah dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap potensi kenaikan harga BBM subsidi di Indonesia. Hingga ada kejelasan mengenai kenaikan harga BBM, investor akan cenderung melakukan aksi profit taking di bursa. Sementara saham-saham yang ditransaksikan di bursa Asia dilanda aksi jual. Nikkei turun -0.1persen, Kospi turun -1.4persen, dan Straits Times turun -0.7 persen. Penyebab aksi jual yang melanda bursa Asia adalah lonjakan harga minyak dunia yang mendekati level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir serta kecemasan investor bahwa Yunani tak akan mampu menghindari default atas utangnya. Faktor-faktor tadi yang kemudian memicu investor untuk segera merealisasikan keuntungannya.

Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa AS mencatatkan kenaikan di New York.

Indeks S&P500 naik +0.1persen dan Nasdaq naik +0.08 persen. Sedangkan indeks Dow Jones turun kurang dari -0.1persen. Faktor yang turut mendongkrak pergerakan Wall Street tadi malam adalah data penjualan perumahan yang lebih baik daripada prediksi. Harga kontrak minyak jenis WTI mencatatkan penurunan sebesar 66 sen atau -0.6 persen menjadi USD 107.90 per barel di New York Mercantile Exchange pagi tadi. Bursa saham Eropa tumbang lantaran negara G20 menolak permintaan dari negara zona Euro untuk meningkatkan pendanaan di IMF. Pejabat G-20 dalam pertemuan di Meksiko kemarin, justru meminta para pemimpin zona Euro untuk menyediakan lebih banyak dana talangan, sebelum negara G20 turun tangan untuk membantu. Desakan ini menempatkan tanggung jawab besar pada Jerman, sebagai penyumbang terbesar dalam dana talangan. Indeks FTSE jatuh -0.33 persen dan DAX tumbang -0.22persen.

IHSG Cenderung Menguat (Range 3,850 — 3,890). IHSG kembali ditutup melemah melanjutkan pelamahan yang terjadi sebulumnya, indeks juga sempat memcoba untuk melewati support level yang berada di 3,850 namun belum mampu, hingga akhirnya mampu ditutup bertahan di atasnya yaitu 3,861. RSI menunjukkan bahwa indeks sudah mengalami kejenuhan terhadap aksi jual dan berpeluang mengalami technical rebound menuju resistance level di 3,890. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak pada kecenderungan yang menguat.

Posted by PANRITA'E on 6:36 PM. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Tinjauan Pasar Perdagangan"

Leave a reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Blog Archive

Recently Commented

Recently Added